Berita Terbit Selasa, 21 April 2026
58x dibaca

Menuju MTQ Nasional 2026 Duta Moderasi DIY Tomzy Arzuleo Siap Harumkan Nama Bumi Mataram.

Menuju MTQ Nasional 2026 Duta Moderasi DIY Tomzy Arzuleo Siap Harumkan Nama Bumi Mataram. 3 menit waktu baca

SLEMAN- (Sabtu, 18 April 2026) Gemuruh apresiasi yang memenuhi Kompleks Pemda Sleman tempo hari bukan sekadar perayaan atas sebuah kemenangan. Bagi saya, momen tersebut adalah manifestasi dari tanggung jawab besar untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam bingkai keindonesiaan yang moderat.

Mewakili Kafilah Kota Yogyakarta dalam cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) Putra, saya menyelami sebuah pengalaman yang melampaui dimensi kompetisi, Sebuah perjalanan spiritual sekaligus intelektual. MSQ bukanlah panggung adu retorika semata, melainkan seni dakwah kolektif yang menuntut harmoni antara tilawah yang syahdu, puitisasi terjemah, dan kedalaman uraian kandungan ayat. Di atas mimbar itu, misi kami satu "menyentuh relung hati audiens dengan pesan-pesan langit yang membumi".

Sebagai siswa MAN 1 Yogyakarta yang mengemban amanah sebagai Duta Moderasi Beragama Kemenag DIY, saya merasakan urgensi yang berbeda pada MTQ XXXI DIY tahun ini. Di tengah derasnya arus informasi yang kerap memecah belah, nilai Al-Qur’an harus hadir sebagai kompas yang menyejukkan.

Tema syarahan yang kami usung bukan sekadar hafalan tekstual, melainkan gagasan tentang Islam sebagai Rahmatan lil 'Alamin. Kami ingin mengomunikasikan bahwa ketaatan dalam beragama tidak harus kaku, dan mencintai tanah air adalah bagian integral dari keimanan itu sendiri. Inilah esensi moderasi yang kami suarakan.

Penyelenggaraan MTQ XXXI di Kabupaten Sleman berlangsung kompetitif namun sarat akan ukhuwah. Bertarung dengan talenta-talenta terbaik dari lima kabupaten/kota se-DIY, persaingan di cabang MSQ terasa sangat ketat. Setiap peserta membawa ketajaman berpikir kritis dan keindahan seni suara yang luar biasa.

Alhamdulillah, atas izin Allah SWT serta dukungan tak terhingga dari pembimbing dan ofisial Kafilah Kota Yogyakarta, saya berhasil meraih Juara 1 MSQ Putra. Prestasi ini menjadi kepingan kebahagiaan bagi Kota Yogyakarta yang sukses mendominasi beberapa cabang utama tahun ini.

Kemenangan ini hanyalah gerbang menuju tantangan yang lebih besar. Sebagai perwakilan DIY yang akan berlaga di MTQ Nasional XXXI 2026 di Provinsi Jawa Tengah pada September mendatang, ada estafet dakwah yang harus diteruskan. Membawa nama Yogyakarta berarti memanggul marwah "Kota Pendidikan" yang religius sekaligus toleran.

Tugas saya ke depan bukan lagi sekadar mengasah vokal atau mendalami teks, melainkan memantapkan mental untuk menjadi duta bagi generasi muda. Saya ingin membuktikan bahwa Generasi Z Yogyakarta mampu menjadi garda terdepan dalam syiar agama yang cerdas, moderat, dan inspiratif.


"Kemenangan sejati bukanlah saat kita menggenggam piala di tangan, melainkan ketika pesan yang kita sampaikan mampu mengubah cara pandang seseorang menjadi lebih bijak dan berlandaskan iman."

MTQ mengajarkan saya bahwa mahkota juara adalah titipan, namun karakter yang terbentuk selama proses adalah abadi. Mari kita jadikan Al-Qur’an bukan sekadar teks yang diperlombakan, melainkan nafas dalam berperilaku sehari-hari.

Mohon doa restu, semoga Kafilah DIY mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Bumi Mataram di kancah nasional. Sampai jumpa di panggung nasional!

(Tomzy)

Suara Pembaca

Bagaimana artikel ini menurut Anda?

Pilih satu reaksi untuk menampilkan respons Anda. Hasil akan langsung diperbarui setelah pilihan dikirim.
Total Respons 7
Pilih reaksi untuk artikel ini.

Bagikan Artikel Ini

Pilih platform atau salin tautan langsung.

Preview artikel Menuju MTQ Nasional 2026 Duta Moderasi DIY Tomzy Arzuleo Siap Harumkan Nama Bumi Mataram.

Smart Share Preview

Menuju MTQ Nasional 2026 Duta Moderasi DIY Tomzy Arzuleo Siap Harumkan Nama Bumi Mataram.

Salin link atau bagikan langsung ke aplikasi.

Artikel Sebelumnya PATRIA Gelar Aksi Berbagi Takjil, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama